Nama / NIM : Pt. Ngurah Wahyu Anta Kusuma B / 1304505007
Mata Kuliah / Kode: ERP / TI029309
Jurusan / Fakultas / Universitas : Teknologi
Informasi / Teknik / Universitas Udayana
Nama Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T.,
M.T.
Mobile
ERP
Mobile
ERP merupakan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan melalui perangat
mobile atau handphone pintar. Dengan adanya Mobile ERP diharapkan pekerjaan
dapat dikerjakan secara realtime memudahkan dalam perancangan bisnis,
pengambilan keputusan serta dapat dengan langsung menghasilkan keputusan dari
perencanaan bisnis yang ada. Mobile ERP merupakan salah satu dari konsep ERP
(Enterprise Resource Planning) yang di terapkan ke
dalam aplikasi mobile yaitu dapat diakses melalui perangkat mobile seperti
smartphone atau tablet. Mobile ERP adalah suite aplikasi yang
terintegrasi. Beberapa perusahaan dapat menggunakannya untuk menyimpan dan
mengelola data dari setiap tahap bisnis. Mobile ERP dalam perkembanganya di
dukunng oleh beberapa teknologi pendukung yang berguna untuk support mobile ERP
dalam menjalankan tugasnya dalam tidakan pengambilan keputusan.
Teknologi
yang mendukung Mobile ERP :
1.
E-business
E-Buisness merupakan suatu kegiatan
bisnis yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan internet sebagai
media dalam komunikasi. E-Buisness ini juga memungkinkan terjadinya pertukaran
data internal maupun eksternal antar perusahaan yang sudah menjadi mitra,
sebenarnya konsep E-buisness ini sama dengan konsep bisnis pada umumnya namun
dilakukan secara elektronik. Kelebihan dari penerapannya tentu memperluas mitra
perusahaan dalam melakukan kerjasama tanpa terhalang tempat dan waktu karena
dilakukan secara elektronik, namun dibalik kelebihan yang ditawarkan terdapat
dampak negatif yang cukup besar karena proteksi atau keamanan data masih
kurang.
2. E-commerce/M-commerce
E-commerce disebut juga perdagangan yang
meliputi dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang barang ataupun jasa yang
dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan sistem komputer seperti
internet, sosial media, ataupun jaringan computer.
3. IOT
/ M2M
M2M (Machine To Machine) didefinisikan
sebagai segala teknologi yang memperbolehkan jaringan computer untuk
berkomunikasi dengan perangkat keras lainnya sedangkan IOT (Internet Of Things)
didefinisikan sebagai sebuah teknologi yang memungkinkan adanya pengendalian,
komunikasi, dan kerjasama dengan berbagai perangkat keras melalui jaringan
internet. Integrasi yang terdapat pada M2M/IOT adalah integrasi benda fisik
(things integrations), integrasi data (data integrations), integrasi semantik (semantic
integrations) dan integrasi pengetahuan (knowledge integration).
4. Mobile
Computing
Mobile
Computing adalah
kemampuan teknologi untuk menghadapi perpindahan/pergerakan manusia dalam
penggunaan komputer secara praktis. Dari pengertian ini kita dapat menyimpulkan
bahwa Mobile Computing saat ini memang sangat dibutuhkan, mengingat kebutuhan
penggunaan komputer saat ini pun sangat tinggi, sehingga penggunaan Mobile
Computing dapat memudahkan para pemakai komputer dalam melakukan segala
aktifitasnya dengan menggunakan komputer.
5. Smart
City
Smart City adalah sebuah konsep kota
cerdas yang membantu masyarakatnya dengan mengelola sumber daya yang ada dengan
efisien dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat atau
mengantisipasi kejadian yang tak terduga.SmartCity dapat disimpulkan bahwa
memanfaatkan sumber informasi dan menggunakan teknologi yang canggih untuk
mempermudah kehidupan
6. Cloud
Computing
Cloud Computing didefinisikan
sebagai layanan-layanan yang digunakan secara cuma-cuma di internet, didalam
mewujudkan smart economic digunakan 3 layanan yang terdapat
didalam cloud computing yaitu IAAS (Infrastructre AS A
Service) penyediaan sarana infrastruktur jaringan komputer (computer
network), perangkat keras jaringan, komputer server, media penyimpanan (storage),
processor, serta proses virtualisasi yang menunjang proses komputasi. PAAS
(Platform AS A Service) menyediakan platform untuk membantu proses
pengembangan perangkat lunak secara cepat dan mudah yang pada umumnya berbasis
web dan telah disediakan fitur-fitur yang memudahkan programmer maupun
pengguna awam dalam mengembangkan aplikasi. Serta SAAS (Software AS A
Service) layanan yang paling banyak digunakan, berbentuk pemakaian bersama
perangkat lunak (aplikasi) yang siap pakai. Dengan sebuah komputer, mobile
sistem operasi, aplikasi web browser, dan koneksi internet atau intranet
saja, seorang pengguna dapat dengan mudah mengakses SAAS.
7.
NFC & RFID
NFC merupakan merupakan bentuk
komunikasi nirkabel jarak-pendek di mana antena yang digunakan lebih pendek
daripada gelombang sinyal operator (yang mencegah interferensi gelombang dari
antena yang sama), dan RFID merupakan teknologi wireless yang kompak. RFID
berpotensi sangat besar untuk kemajuan perniagaan (commerce). RFID
menggunakan chip yang dapat dideteksi pada range beberapa meter oleh pembaca
RFID. Peranan NFC & RFID didalam Smart Economic yaitu
sebagai E-Payment (transaksi pembayaran didalam proses
penjual belian sebuah bisnis didalam usaha). E-Payment merupakan
sistem pembayaran sedangkan Smart Payment merupakan selain
aplikasinya yang pintar, usernya juga harus pintar didalam menggunakan aplikasi
yang ada dalam kata lain pengguna dan sistem sama-sama harus bisa dihandalkan.
8.
OLAP
OLAP atau Online Analitycal
Processing merupakan teknologi yang digunakan untuk menganalisis data
di dalam database dalam struktur multidimensi sehingga dapat dijadikan sebagai
bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan di masa yang akan datang dengan
lebih cepat dan efisien pada mobile ERP. OLTP juga diperlukan dalam
implementasi mobile ERP.
9.
OLTP
Online Transaction Processing atau sering
dikenal dengan OLTP adalah sistem yang berorientasi proses yang memproses
transaksi secara langsung melalui komputer yang terhubung dalam jaringan.
Misalnya biasa digunakan pada sebuah supermarket, kasir menggunakan mesin dalam proses transaksinya.OLTP mempunyai karakteristik beberapa user dapat creating, updating, retrieving untuk setiap record data, OLTP sangat optimal untuk updating data.
Misalnya biasa digunakan pada sebuah supermarket, kasir menggunakan mesin dalam proses transaksinya.OLTP mempunyai karakteristik beberapa user dapat creating, updating, retrieving untuk setiap record data, OLTP sangat optimal untuk updating data.
10. ETL
Proses ETL merupakan sebuah urutan dari
tahapan yang dimulai dari sourcing data (src) lalu data di-transform
melalui proses look-up bulk data (lkpbld) dan transform (xfm).
Proses ETL diakhiri dengan proses load ke berbagai macam output yang
sesuai dengan skema, yang terdiri dari proses load-up data (lodupd), load-insert
data (lodins), dan load bulk data (lodbld). Dari tahapan-tahapan
tersebut, dapat dianalisis kinerja EDW PM berdasarkan estimasi waktu tiap
prosesnya.
Teknologi
Pengembangan Mobile ERP
Mobile
ERP mengambil peran penting dalam tindakan perancangan bisnis, pengambilan
keputusan serta dapat dengan langsung menghasilkan keputusan dari perencanaan
bisnis yang ada. Oleh karena itu di butuhkan memory yang cukup besar , memory
pada Mobile ERP di bagi menjadi in memory processing dan
in memory database.
a. SOA
(Service Oriented Architecture) adalah suatu arsitektur dalam sebuah
sistem yang membuat dan menggunakan proses bisnis dalam bentuk paket layanan
sepanjang siklus hidupnya. SOA juga mendefinisikan dan menentukan arsitektur
teknologi informasi (TI) yang dapat menunjang berbagai aplikasi untuk saling
bertukar data dan berpartisipasi dalam proses bisnis. Dalam SOA dapat dilakukan
proses mengecek credit rating, mencari data
customer, mengecek status inventori, melakukan transfer dana, dan lain
sebagainya. SOA juga digunakan sebagai service engine untuk
merekayasa mobile ERP.
b. OTT
(Over The Top) merupakan layanan yang disampaikan melalui jaringan
dengan infrastruktur dari operator namun tidak secara langsung melibatkan
operator. OTT terdiri ata beberapa layer, dan salah satunya yang dapat kita
gunakan dalam mobile ERP yaitu application layer sehingga menghasilkan bisnis
OTT. Aplikasi OTT yaitu sosial media
seperti Line, Google+, Facebook, Twitter, WhatApps, Telegram serta sosial media
lainnya.
Sumber :
[1] Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014. Smart
City Beserta Cloud Computing dan Teknologi-Teknologi Pendukung Lainnya. Bandung
: Informatika
[2] Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014.
Handbook Jaringan Komputer. Bandung : Informatika
[3] Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2015.
E-Commerce, E-Business dan Mobile Commerce. Bandung : Informatika
0 komentar:
Posting Komentar